Merayakan Natal di Panti Asuhan dan bertemu dengan mereka yang memiliki latar belakang kehidupan yang tidak seberuntung kita(aku), sangat mendobrak pandangan tentang ‘arti hidup’. Secara umum, banyak orang yang menganggap bahwa mereka yang tinggal disana adalah orang-orang yang sepatutnya dikasihani dan diberi bantuan. Yaa benar, mereka membutuhkan bantuan secara financial untuk menyambung hidup, tapi sepertinya tidak untuk ‘dikasihani’
Berbaur dengan mereka dan mencoba berkomunikasi dengan beberapa dari mereka ;
Apa alasan tinggal di panti?
Sejak kapan tinggal di panti?
Bagaimana rasanya tinggal di panti?
Apa alasan tinggal di panti?
Sejak kapan tinggal di panti?
Bagaimana rasanya tinggal di panti?
Dari setiap jawaban mereka, saya tidak menemukan jawaban yang menggambarkan keluhan atau kesedihan, melainkan mereka terlihat bersyukur akan setiap keadaan yang sudah mereka terima. Raut wajah mereka seperti menceritakan bahwa inilah suratan hidup mereka, tidak perlu larut dalam kesedihan, namun sebaliknya, menerima keadaan dan berusaha memperbaiki cerita hidup kedepan. Dari gerak-gerik mereka, menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang di ajarkan untuk rendah hati.
Kali ini saya merasakan hal yang berbeda ketika berada di tengah-tengah anak panti, bukan merasa kasihan atau iba, namun merasa tertegur. Mengingat cara hidup yang selama ini saya jalani : sering mengeluh, terkadang lupa untuk bersyukur, terlalu bangga pada diri sendiri, akhirnya tinggi hati dan lainnya. Berada disekitar mereka, mengubah pandangan dan cara hidup yang salah.
Terimakasih banyak buat teman-teman di Panti Asuhan Bersinar, Ciracas, Jaktim.
Terimakasih banyak buat teman-teman di Panti Asuhan Bersinar, Ciracas, Jaktim.
Spesial buat adik manis, pintar dan rendah hati : HERNI (GBU de)
Selamat Natal 2017 🎄🎄 dan Selamat Tahun Baru 2018 🎉🎉
Selamat Natal 2017 🎄🎄 dan Selamat Tahun Baru 2018 🎉🎉
