Senin, 03 April 2017

Apakah marah boleh?

Marah.

Apakah sikap marah adalah salah? Jelas tidak, karena Tuhan Yesus sendiri pernah marah. Ketika para penyamun berdagang di depan gereja, Tuhan marah dan mengubrak-abrik dagangan mereka. Tuhan juga pernah marah ketika bangsa pilihanNya(Israel), menyembah dan memuja-muja patung berhala. Dan masih ada beberapa kejadian di Alkitab yang menyatakan bahwa Tuhan pernah marah. Lantas apakah pilihan yang tepat apabila kita marah pada seseorang? Bisa iya, bisa tidak.
Bisa iya : Apabila sikap marah kita bertujuan untuk menegur, untuk mengingatkan. Cobalah memiliki sikap marah yang terstruktur, maksutnya sikap marah itu keluar dengan adanya perencanaan (apa bahasa yang perlu kita gunakan), apa tujuan kita marah? Dll. Marahlah dengan berpikir dari 2 belah-pihak, pikirkan apa gunanya kita marah dan apa efeknya untuk orang yang kita taruh amarah.
Bisa tidak : Apabila rasa marah itu timbul sebagai pelampiasan emosi di dalam hati. Jelas salah, karna itu untuk memuaskan hati semata dan biasanya marah yang seperti ini spontan.
Nb : Marahlah sesuai kadarnya, dan berpikirlah sebelum marah, biar semua yang terucap bersifat teguran.